Belajar dari petani

petaniSeorang petani adalah pekerja yang mulia, dia teramat sangat menikmati “proses”. Kesabarannya… keikhlasannya… ketekunan dan kerja kerasnya patut dicontoh.

Sebutir padi bisa menjadi ribuan padi, dimulai dari keuletan petani.                               Prosesnya panjang… mula-mula mempersiapkan tanah yang subur dengan cara membajak … setelah itu tanah yang subur diberi pupuk serta men-diamkan tanah tersebut untuk beberapa saat.

Setelah dirasa cukup bagus tanahnya , baru menanam benih yang unggul, setelah  tumbuh tunas-tunas cikal bakalnya maka dengan bantuan kaum wanita, tunas-tunas itu di tanam dengan jarak yang sudah diperhitungkan agar pertumbuhan padinya bagus.

Dengan sabar setiap hari sawahnya selalu dialiri air…

Disaat banyak rumput liar tumbuh, maka dengan telatennya dicabutnya satu persatu agar tidak mengganggu pertumbuhan padi, dan diberikannya pupuk agar padi tumbuh dengan baik.

Setiap hari berharap-harap cemas semoga padi yang dipanen hasilnya baik, tidak dimakan hama atau cuaca/hawa yang ada mendukung pertumbuhannya…

Hingga saat panen tiba, sebutir padi berbuah ribuan butir…

Semuanya membutuhkan waktu dan ketekunan…

Belajar dengan menggunakan filosofi petani… menikmati proses… tidak mendapatkan sesuatu secara “instan”.

Semangat… bersama-sama kita mencari keberkahan dan kebahagiaan yang diridhoi-NYA…

Kebahagiaanku

kittyKebahagiaanku adalah saat Aku hidup bersama dengan orang yang Aku cintai

Kebahagiaanku adalah saat Aku melihatnya tersenyum bahagia di depanku

Kebahagiaanku adalah saat Aku mengenggam tangannya dan bersandar dipundaknya

Kebahagiaanku adalah saat Aku melihat orangtuaku tertawa riang

Kebahagiaanku adalah saat Aku melihat sahabat-sahabatku tersenyum bahagia

Kebahagiaanku adalah saat Aku melihat matahari terbit dan merasakan sejuknya pagi

Kebahagiaanku adalah saat Aku menyaksikan matahari terbenam dengan desir pasirnya yang menenangkan

Kebahagiaanku adalah saat Aku merasakan hembusan angin di wajahku

Kebahagiaanku adalah saat Aku bisa selalu bersyukur dengan apa yang Aku punya, dengan apa yang diberikan oleh Allah SWT, dan selalu merasa cukup

Kebahagiaanku adalah saat engkau merasa bahagia, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku

Mencari bahagia

Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan…  didalam proses menikmati dan mengisi  kehidupan ini. Kebahagiaan itu ibarat mutiara di kedalaman lautan, memerlukan penyelam mahir yang mampu mendapatkannya.
Hanya orang pintar yang dapat mudah meraih kebahagiaan, karena kebahagiaan tiap orang berbeda sudut pandangnya. Ada yang melihat dari sudut pandang materi (uang, harta benda,kecantikan/ketampanan dll) dan ada juga dari sudut pandang non materi atau kepuasan batin (dapat berbagi ilmu, menolong/memberikan solusi kepada teman, dll).Tidak menutup kemungkinan seseorang itu ingin meraih kedua-duanya untuk mencapai kebahagiaannya.

Karena kebahagiaan itu tolok ukurnya adalah rasa maka setiap orang berbeda-beda jalan untuk mencapainya. Salah satu resep untuk mendapatkan rasa bahagia adalah : selalu pasrah dan mengingatNYA dalam suka maupun duka, singkirkan rasa iri, benci, permusuhan, putus asa, sedih dan bangunlah semangat hidup yang positif kedepan serta bangunlah rasa persahabatan dan sukses.

Rasa bahagia itu sepenuhnya milik kita… raihlah dan gapailah rasa itu…