Ikhlas

rumusikhlas

Teringat ulasan  saya tentang buku ” Daun yang Jatuh tidak pernah membenci Angin” karya Tere Liye. Duh… memang ke-ikhlasan itu sangat mudah dituliskan atau diucapkan tapi  untuk menjalaninya memang sungguh “luar biasa”.

Ada kata-kata inspiratif… jika masih “mengeluh” berarti kadar keikhlasannya masih belum sempurna.

Sebuah do’a bagi hamba yang lemah ini, Ya Rabb…Semoga hamba dapat mengurai “makna dan hikmah”  dibalik Anugerah dan UjianMU… (teringat tulisan saya di  Belajar dari hal yang kecil).

Amin…

Medio, 24 Juli 2015

Tulisan ini aku persembahkan kepada Almarhum kedua orangtuaku yang sangat aku cintai dan sayangi, terimakasih atas segalanya, banyak sekali kenangan indah bersamamu…

“Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran”

Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

daun1

 

Judul: Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Pengarang: Tere Liye
Tebal: 264 halaman
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: IX, Maret 2013

Mengutip kata-kata inspiratif yang menurut saya bagus sekali :

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, meng-ikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.”

Subhanallah…

Indahnya kebersamaan

0.1Rindu Rasul

Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini
Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya surga
Dapatkah kami membalas cintamu
Secara bersahaja
Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini
Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya surga
Dapatkah kami membalas cintamu
Secara bersahaja
Rindu kami padamu Ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu Ya Rasul
Serasa dikau di sini
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=TKktMxj7Gp0[/youtube]
Sayup-sayup terdengar suara lagu dari grup Bimbo … Subhanallah… betapa indahnya suara dan lirik lagu yang dinyanyikannya…Taufik Ismail seorang sastrawan yang menciptakan lirik lagu-lagunya,berkalobrasi dengan suara merdu grup Bimbo.
Bagaimana proses pembelajaran dan pertumbuhan itu bisa berkesinambungan dalam sebuah siklus yang dinamis dan penuh makna… sehingga menjadi rangkaian aktivitas yang penuh inovasi seperti halnya Taufik Ismail menyuguhkan lirik lagu untuk grup Bimbo di albumnya….
Sikap - ikhlas, fleksibel dan kebersamaan- dari pengerjaan album-album Bimbo ini dapat menghasilkan rangkaian lagu yang penuh inovasi dan keberkahan.
Sikap ke- ikhlasan itu berdimensi sosial dan spiritual.
Semoga di negara ini banyak pemimpin-pemimpin yang memiliki sifat - ikhlas, fleksibel dan kebersamaan-sehingga penduduknya dapat  menikmati kemakmuran dan kesejahteraan di segala bidang terutama kemudahan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan (pendidikan).
Amin Ya Robbal Alamiin….