Terimakasih cinta…

rose24Didalam kehidupan ini kita memerlukan cinta, cinta kepada Allah SWT, cinta kepada Rasul Allah, cinta kepada orangtua, cinta kepada suami/istri, cinta kepada anak, cinta kepada saudara, cinta kepada teman, cinta kepada sahabat, cinta kepada tetangga dll.

Dengan adanya “cinta” semua yang terasa sulit akan semakin mudah… karena didalam berinteraksi kita menggunakan hati… karena terkadang untuk memahami seseorang kita tidak hanya mendengarkan kata-katanya… tapi kita juga melihat “body language-nya”. Akhirnya kita dapat menyampaikan kata-kata yang baik dan InsyaAllah dapat lebih bermanfaat.

Walaupun mata kita melihat, tapi hati ini tidak dapat berbohong… dengan hati kita dapat menilai seseorang… itupun belum cukup karena butuh analisa-analisa yang lain.

Tapi… dalam berinteraksi dengan orang lain… perlu niat yang suci… hati yang seluas samudra dan bertujuan untuk menggapai Ridho Illahi…

Cinta

rose33

Cinta adalah ketika bersama orang yang kamu cintai, kamu bertumbuh, berkembang, berbunga indah dan berbuah manis menyehatkan.

Atau seperti kepompong yang memeluk dan menjagamu hingga menjadi kupu-kupu bersayap indah.

Mungkin akan ada banyak cinta yang bisa kau temukan di luar sana, tapi pilihlah cinta yang membuatmu hidup. Bukan yang membuatmu mati.

Hidup

rose1Dari pertemuan kita belajar arti kerinduan…
Dari perkenalan kita belajar arti persahabatan…
Dari kebersamaan kita belajar arti kesetiaan…
Dari rasa sayang kita belajar cara perhatian…
Dari rasa cinta kita belajar arti kebahagiaan…
Dari rasa benci kita belajar arti memaafkan…
Dari rasa kecewa kita belajar arti penyesalan…
Dan dari luka kita belajar arti senyuman…

Karena hidup ini adalah…
belajar dan terus belajar…

Cinta

rose28Cinta adalah kekuatan yang mampu…                                                                           mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibah.

Cinta terbesar dan cinta hakiki ialah cinta kepada Allah SWT. Bentuk cinta dapat kita wujudkan dalam berbagai rupa tanpa batas ruang dan waktu dan kepada siapa atau apa saja asalkan semuanya bersumber dari kecintaan kita kepada Allah SWT dan karena menggapai ridha-Nya.

Mencintai

Mencintai berarti mengerti
Mencintai berarti memahami
Mencintai berarti menghargai
Mencintai berarti peduli
Mencintai berarti merasakan
Mencintai berarti menerima apa adanya
Mencintai berarti rela melepaskan kebahagiaan demi yang dicintai
Yang dicintai perbedaannya
Yang dicintai kelebihan dan kekurangannya
Mengharap rindunya
Mengharap senyumnya menyapa Continue reading

Engkaulah yang Paling Kusayang, Tak Ada yang Lain

Judul : Engkaulah yang Paling Kusayang, Tak Ada  yang Lain                               Pengarang : Haji Lalu Ibrohim M.T                                                                                 Penerbit : Pustaka Pesantren

“Akan tetapi, tiada cinta yang tanpa bahaya. Tiada cinta yang tak disertai kekacauan jiwa, ketakutan, dan kecemasan. Ketika cinta merasa terancam, ia pun menjadi semakin keras dan kukuh!”
(Anis Mansur, pemikir Mesir dalam kitab Alwân min al-Hubb) Continue reading

Hati Memilih

Judul Buku : Hati Memilih (sebuah cerita tentang rasa)                                                   

Penulis: Riawani Elyta
Ukuran: 13 x 19 cm : vi + 258 hlm
Penerbit: Bukuné
ISBN: 602-220-009-1

“Cinta, apapun bentuknya, dan seperti apa wujud jalinannya tak pernah memaksakan  kehendaknya.  Seperti air yang mengalir, maka ia akan menuju muaranya.  Dan muara itu adalah keikhlasan.  Jadi, jika ada dua orang yang mencintai, tapi merasa terpaksa, berarti itu bukan cinta , tetapi emosi, bahkan nafsu. Rasakan saja apa yang ada di hatimu.”
(Hal: 200)

“Cinta bisa mengakar dari tunas yang mana saja dan kita tak pernah tahu kemana ia akan menjalar.”

“Open your heart to unexpected love”. So, just let this story flows into your soul.

Belajar mencintai diri sendiri

Mencintai diri sendiri… barangkali agak sulit menemukan maknanya. Karena arti “cinta” itu sendiri berbeda-beda untuk setiap orang tergantung pengalamannya. Bila kita membuat makna definitif tentang “cinta” sebagai sebuah ‘sikap’ adalah sebuah cara pandang yang positif. Sederhana sekali… bila kita sangat menyukai/mencintai sesuatu hal, maka semua aspek dari hal tersebut akan selalu tampak positif …di mata kita.Sedangkan kebalikan dari mencintai adalah membenci… cara pandang yang negatif…jadi semua hal/aspek yang dilakukan walaupun itu baik, kelihatannya di mata kita tetap tidak baik. Jadi mencintai diri sendiri adalah cara pandang yang positif terhadap diri sendiri. Continue reading

Belajar bekerja dengan cinta

Seringkali saya mendapatkan pertanyaan…“Buat apa lagi kita bekerja, mau diapakan lagi uang itu?”

Sayapun balik bertanya “Apa motivasi Anda bekerja, apakah untuk uang semata-mata?”

Jawabnya… “Mereka yang sudah mempunyai uang, tidak memikirkan lagi uang sebagai motivasi, tapi yang tidak mempunyai uang tentu saja motivasinya pasti uang.” Continue reading