Motivasi

motivasiBelajarlah pada titik embun di rerumputan, meski hanya setetes, namun ia selalu memberikan kesegaran di setiap pagi…

Cobalah menjadi ombak ditepi pantai, meski segera mengering, namun ia selalu kembali membasahi pasir yang tak terhitung…

Jadilah bintang di kala malam, meski kelipnya tak mampu menerangi bumi, namun ia selalu memberi keindahan dalam kegelapan…

Belajarlah dari pelangi, walau hadirnya singkat, tapi begitu berkesan…

Hidup

rose1Dari pertemuan kita belajar arti kerinduan…
Dari perkenalan kita belajar arti persahabatan…
Dari kebersamaan kita belajar arti kesetiaan…
Dari rasa sayang kita belajar cara perhatian…
Dari rasa cinta kita belajar arti kebahagiaan…
Dari rasa benci kita belajar arti memaafkan…
Dari rasa kecewa kita belajar arti penyesalan…
Dan dari luka kita belajar arti senyuman…

Karena hidup ini adalah…
belajar dan terus belajar…

Belajar dalam diam

Orang bijak berkata: “Kebenaran itu bukan untuk dipelajari, melainkan ditemukan.” Pertanyaannya adalah: “Di mana mencarinya?” Jawabnya: “Di dalam diam… ” Sebab, di dalam diam itu kita bisa berbicara dengan hati. Hati itu merupakan teleskop dari jiwa, sedangkan mata merupakan teleskop dari hati.

Alkisah  Nasrudin mencari jarum di halaman rumahnya. Berjam-jam dia mencari jarum yang hilang itu hingga membuat seluruh tetangganya tergerak.Ramai-ramai mereka ikut sibuk membantu Nasrudin, tapi jarum yang dicari tidak ditemukan. Seperti lenyap tertelan bumi.

Namun, ada seorang yang diam, yang hanya memperhatikan polah tingkah mereka. Lama-lama orang ini mendekati Nasrudin dan bertanya: “Anda mencari apa?” Jarum yang hilang. “Di mana jarum itu terjatuh ?” Nasrudin menjawab: “Di dalam rumah.” Mengapa mencari di halaman rumah? “Ya, di dalam rumah gelap, tapi di halaman ini terang.” Continue reading

Belajar berbahagia

Sekuntum bunga mawar yang tengah mekar diantara padang ilalang.Mawar itu begitu indah,segar dan mewangi,…Untuk apa mawar ini tumbuh di padang ilalang.Di padang ilalang tidak akan ada yang menghargai keindahannya,tak kan ada yang menghirup kesegarannya…Kasihan kau mawar, keindahanmu hanya sia-sia saja…
Dalam keheningan di padang ilalang itu, tiba-tiba terdengar suara mawar berkata lembut  “Aku bahagia, aku sungguh bahagia!” “Bagaimana engkau bisa bahagia di tempat seperti ini…? tak ada yang memperhatikanmu…, tak ada yang mengagumimu…?”“Aku bahagia karena aku memiliki keindahan,keharuman, aku dapat tumbuh, dan berbunga”
“Memang aku memiliki duri yang membuat siapapun yang mendekatiku bisa terluka”
“Tetapi aku tahu dan aku dapat menerimanya, karena ini memang bagian dari diriku…yang jelas aku tak mau melukai siapapun”“Ini adalah diriku,… aku lebih suka tumbuh dan berbunga, memberi keharumanku daripada memikirkan duri-duriku…”“Bunga mawar tumbuh di tengah  padang ilalang dan bahagia dengan keadaannya”Begitu juga denganku, aku ingin bahagia dengan apa yang kumiliki.

Belajar untuk berubah

“…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri mau mengubah nasib mereka sendiri…”
(QS. Ar-Ra’d [13]: 11)

Perubahan bukan  proses kompetitif dengan orang lain, perubahan adalah proses berdamai dengan diri sendiri dan memberi kesempatan agar diri mencapai tujuan, karena setiap tujuan hidup seseorang itu berbeda maka seseorang harus jujur dengan dirinya sendiri.

Berubah itu sulit sekali, apalagi kalau yang akan kita rubah adalah sesuatu yang bagi kita membuat kita merasa enjoy…tenang…tentram…Kecuali kalau Continue reading