Tamu Istimewa

IMG20180202070803Alhamdulillah… sudah beberapa minggu ini di hutan jurusan Biologi ada tamu istimewa yang singgah. Yaitu sekelompok ” ulat berbulu” yang membuat bulu kuduk kita berdiri jika melihatnya, dan semua orang yang berada di gedung ini akan menjerit jika tamu ini berkunjung ke ruang TU atau Laboratorium dan tiba tiba bertengger di meja kerja atau menemani kami pada saat mencetak kertas kerja karena berada diatas printer (D:). Dan seringkali mereka terbawa angin dan menempel di baju ataupun di jilbab kami jika memasuki gedung. Memang kondisi ini sangat tidak menyenangkan… tapi kami belum bisa berbuat apa apa… bagaimana kami memperlakukan tamu kami ini…. Dan tampaknya tamu kami ini sudah beranak pinak dan membuat rumah tinggal di atas pohon…(seperti yang terlihat di gambar). Sebagai orang Biologi kami memikirkan mereka… tamu istimewa ini… rasanya kami tidak sampai hati jika membunuh makhluk lemah ini…. mereka walaupun menjijikkan tapi memiliki hak untuk hidup dan bisa berkembang menjadi kupu kupu yang cantik….Dan seringkali kami mendengar suara burung bernyanyi merdu sekali… dalam hati kami tersenyum… pasti burung burung tersebut sangat bersuka ria mendapatkan makanan yang sangat istimewa, tapi seberapa sih… yang mampu dimakan burung tersebut….. karena jumlah burungnya tidak sebanding dengan ulatnya…. kecuali jumlah burungnya diperbanyak…. maka terciptalah…. rantai makanan yang tidak pernah terputus… Subhanallah…. rizki semua makhluk Allah SWT sudah disediakan olehNYA.  Tamu istimewa ini membuat kami berbahagia berbunga bunga karena mendengar suara burung yang bernyanyi…. merdu sekali… sehingga kami dapat melupakan untuk sementara rasa jijik kami terhadap makhluk yang berbulu ini. Harus bagaimanakah kami bersikap…. Sikap Bijaksana sebagai seorang manusia….

Fraud

 

akar pohon

Dulu…saya pernah menulis di http://larose.staff.ub.ac.id/2013/07/12/seperti-air-mengalir/ sekarang saya ingin menindak lanjuti dengan tulisan ini ….semoga bermanfaat dan selamat membaca…

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Definisi dari Fraud menurut Black’s Law Dictionary Fraud  adalah segala macam yang dapat dipikirkan manusia, dan yang diupayakan oleh seseorang, untuk mendapatkan keuntungan dari orang lain (instansi) dengan saran yang salah atau pemaksaan kebenaran, dan mencakup semua cara yang tidak terduga, penuh siasat. licik, tersembunyi, dan setiap cara yang tidak jujur yang menyebabkan orang lain (instansi) tertipu. Secara singkat dapat dikatakan bahwa fraud adalah perbuatan curang (cheating) yang berkaitan dengan sejumlah uang atau properti. Continue reading

Kebahagiaan

bunga bergerakJika kita selalu mencari-cari kebahagiaan, maka kita pasti tidak akan menemukannya. Karena hakekat kebahagiaan adalah “kebahagiaan” itu sendiri.

Dan di alam dunia ini sudah terjadi suatu hukum alam… ada sebab maka ada akibatnya… Jika A=x dan B=y maka akan terjadi hal “z”.

Jadi berbahagialah orang-orang yang pandai “bersyukur”

Dengan banyak bersyukur maka hati kita akan tenang…

Saat ini banyak sekali yang aku syukuri, dari hal-hal yang paling kecil… melihat anak-anakku sehat dan ceria… melihat perkembangannya… merasa nyaman berada di rumah…home sweet home… merasa nyaman disamping suami… diperhatikan suami… menjadi ibu rumahtangga dan mengelola keluarga dibantu suami yang selalu ringan tangan dan menyenangkan hati… berada disekeliling keluarga yang hangat…Alhamdulillah…

Semoga keluarga kecil kami selalu dapat merasakan syukur yang tidak pernah terputus. Amin ya Rabb…

Efek Domino

 

domino

Ada kalimat yang indah sekali :

Jika engkau keras pada dirimu maka kehidupan akan lunak kepadamu dan jika engkau lunak pada dirimu maka kehidupan akan keras kepadamu…

Memang didalam “efek domino” seperti gambar diatas diperlukan suatu pembatas/ garis yang “kokoh” sehingga tidak menimpa domino-domino yang lain.

Pembatas itu berisi aturan-aturan ataupun berupa system yang bisa menggunakan piranti mesin ataupun manusia.

Sudah cukuplah domino-domino yang awal jatuh berguguran… saatnya membuka lembaran baru yang penuh dengan dinamika kehidupan yang indah.

Semua indah pada waktunya… dan orang yang bersabar selalu didalam lindunganNYA.

Skala Prioritas

airhujanIni penting… itu penting… ini tidak penting… itu tidak penting… seringkali kita terbelenggu pada ungkapan ini. Di dalam otak kita seringkali ungkapan-ungkapan tersebut “berseliweran” silih berganti.

Penting dan tidak penting setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda, menurut orang lain penting… tapi bagi kita itu tidak penting.

Menurut pengamatan saya, ada seseorang yang teknik analisanya terlalu “berputar-putar” sehingga kurang mengena pada sasaran.

Jika kita ingin membuat sebuah bangunan…maka kita perlu membangun pondasi yang kuat, sehingga kuat menyangga bangunan yang kokoh. sebesar apa bangunannya tidak akan khawatir bangunannya hancur.

Kebanyakan orang-orang hanya berpikir saat ini, tidak memikirkan “jangka waktu yang lama”. Rasanya sedih sekali…

Maka skala prioritas perlu kita jalankan,  untuk membangun pondasi yang kuat… terencana yang realistis… dan selalu berkelanjutan.

Majulah terus Indonesiaku…

Nasi Goreng Istimewa

nasi gorengSekedar sharing tentang menu masakan nasi goreng istimewa yang disukai oleh keluarga saya….Awalnya suami saya membelikan nasi goreng teri  di depan Masjid Bedali Lawang, Anak-anak dan suami suka rasanya… akhirnya anak saya mulai membandingkan dengan rasa nasi goreng  olahan saya. Duh…sedih banget…. katanya nasi gorengnya mama “biasa” saja…. D:

Tertantang dengan komentar anak saya yang katanya nasi goreng buatan saya rasanya “biasa saja”….akhirnya saya belajar dari bapak penjual nasi goreng tersebut. Saya beli nasi goreng dan saya tunggui bapak penjual nasi goreng meracik… dan saya lihat bumbu-bumbu apa saja yang membuat nasi gorengnya menjadi istimewa…. Esok hari saya mempraktekkan apa-apa yang dilakukan oleh bapak penjual nasi goreng dengan meniadakan bumbu penyedap rasa, kecap asin yang mengandung vetsin dengan memperbanyak bawang merah dan bawang putih.

Taaraaaa…. akhirnya nasi goreng saya menjadi “istimewa” untuk keluarga saya. Dan anak-anak meminta untuk bekal makan siang di sekolah…Alhamdulillah….                     Duh senangnya…

 

Gotong Royong

rewang1Pernah “mbiodo” ? Untuk warga Malang Jawa Timur pasti tidak berkerut keningnya ketika mendengar kata “mbiodo” khususnya di daerah pedesaan / kabupaten Malang. Karena kata ini “Mbiodo” (Malang) = membantu tetangga yang punya hajat, sedangkan “Sayah”, “soyoh”(malang) = membantu tetangga membangun rumah.

Kemarin, ada saudara yang mempunyai hajat menikahkan putrinya, saya ikut “Mbiodo” membantu. Jadi tidak hanya saudara-saudara yang dekat, yang jauh di luar kota juga datang demikian juga  tetangga-tetangga dekat rumahnya.

Dengan “mbiodo” silaturrahmi terjalin. Karena yang dikerjakan adalah masak memasak maka tidak asing bagi saya mengerjakannya. Sambil bekerja, cerita-cerita, guyon-guyon… guyub rukun.

Ada tambahan ilmu, saya jadi tambah mengerti berbagai variasi masakan.

Pondasi cinta

telurTeringat tulisan saya dahulu tentang belajar mencintai diri sendiri. Memang mudah sekali menciptakan, membangun dan membuat rasa “cinta” ini. Dari hal-hal yang sangat sederhana sekali… sebagai contoh, dulu waktu anak-anak saya masih kecil dan tidak mau makan (sulit makan) maka saya membuat atraksi bak seorang koki terkenal dengan keterampilan membalik telur dadar dengan cara melempar langsung dari wajan dadarnya…D: Dan anak-anak saya bertepuk tangan  … mama hebat … dan alhasil anak-anak lahap makannya. Alhamdulillah…

Dan sekarang saya mendapatkan tambahan ilmu dari ibu (alm) merajang brambang dan bawang dengan cepat menggunakan pisau bagian belakang…D:

Semangat untuk selalu belajar dan terus belajar… agar dapat menciptakan pondasi “cinta” yang kuat.

 

Mahasiswi

merpati

Pagi ini, saya melihat seorang mahasiswi dari Papua Irian Jaya yang masuk melalui seleksi Program Afirmatif DIKTI duduk seorang diri di depan Perpustakaan.

Lalu saya bertanya… sedang apa ? Menunggu kakak… jawabnya. Hati saya tersentuh… sambil berpikir dalam hati, apakah mahasiswi ini dapat bertahan menyelesaikan kuliah sampai selesai ? Karena biasanya… mahasiswa dari Papua Irian Jaya jarang sekali dapat menyelesaikan studi.

Pada awal-awal kuliah, saya mengamati mahasiswi ini masih berbaur dengan mahasiswa seangkatannya yang berasal dari Jawa… bergurau dan tertawa bersama-sama. Tapi… setelah materi kuliah yang diberikan oleh bapak/ibu dosen semakin menarik dan banyak tugas – tugas  praktikum maupun kuliah… mahasiswi ini merasa ditinggalkan oleh teman-temannya dan dia memilih sendiri seperti yang saya lihat tadi pagi.

Kasihan sekali ya… apakah “seleksi alam”  berlaku di kampus tercinta ini ? Adakah solusi yang bisa mengatasi masalah ini ?

Belajar Memasak

cookingKalau ibu-ibu lainnya memasak itu adalah suatu kewajiban tapi bagi saya memasak adalah suatu kegiatan yang membuat saya merasa nyaman /refreshing.

Tapi… saya bukan seorang koki yang mahir merasakan masakan… karena seorang koki sangat lihai sekali… merasakan masakan, sampai-sampai bisa menebak bumbu-bumbu apa saja yang ada didalam masakannya, sampai jumlah takarannya (kurang atau lebih).

Bagi saya enak atau tidaknya masakan saya adalah testernya melalui anak-anak saya (D:). Jika anak-anak saya “menjerit” merasakan masakan saya… berarti ada sesuatu yang tidak beres pada lidah saya. (D:)

Biasanya saya paling tidak bisa memberikan rasa “gurih” pada masakan, kayaknya harus memiliki rumus yang baku… karena terkadang sudah diberi brambang goreng atau bawang goreng kok masakannya rasanya kok masih “cemplang”(D:)

Kalau sudah putus asa masalah “rasa” ini… maka selalu saya putuskan rasanya “sedang-sedang” jadi asin tidak asin dan manis juga tidak manis (mondho-mondho), tapi tetap bumbu dasarnya masih terasa.

Semangat  belajar… agar dapat memasak yang lezat tidak hanya untuk keluarga tapi untuk semua orang…