Belajar nilai keberkahan

kelapaPola berpikir yang komprehensif akan menghasilkan sesuatu yang lebih bermanfaat. Tapi tidak semua orang dapat berpikir dengan cara ini, karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri karena sifat “unique” yang merupakan Anugerah dari Allah SWT.

Dapatkah pola pikir komprehensif ini dipelajari ? Dapat… jika kita berpikir sesuatu tidak hanya untuk sesaat…contohnya kesenangan sesaat… kebahagiaan sesaat dst. Jadi dalam hal ini berpikirnya lebih mengarah kepada nilai “keberkahan”.

Disebutkan dalam suatu kisah bahwa ada seorang kakek tua renta, ia pergi ke kebun membawa cangkul dan tunas kelapa. Dalam usianya yang sudah renta dan fisiknya yang sudah lemah, sang kakek mengayunkan cangkulnya menggali lubang lalu ia menanam tunas kelapa yang ia bawa. Seseorang yang kebetulan lewat di situ melihat sang kakek menanam pohon kelapa terheran-heran, ia pikir buat apa kakek ini menanam pohon kelapa? Berapa tahun pohon kelapa itu akan berbuah, dan berapa lama lagi kakek tua ini akan hidup di dunia? Sempatkah ia nanti menikmati buah pohon kelapa yang ia tanam?

Untuk mengobati rasa penasarannya, orang tersebut menghampiri sang kakek dan bertanya: “kakek kan sudah tua, sementara pohon kelapa ini baru berbuah beberapa tahun nanti, untuk apa kakek menanamnya?”. Dengan tenang sang kakek menjawab: “orang tua kami telah menanam, dan kami telah menikmati hasilnya, maka kami sekarang menanam untuk dinikmati buahnya oleh generasi setelah kami”.

Subhanallah…

Bersyukur

bungaSeorang murid bertanya pada gurunya…”Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup…?”

Lalu gurunya menjawab : “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang…”

Dituruti kata-kata gurunya…                                                                                               “Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, ia kembali dengan tangan hampa…”

“Lalu gurunya bertanya : Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun…?”

“Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tidak memetiknya karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yg lebih indah… namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi…”

Sambil tersenyum  gurunya berkata : “Ya…, itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerimanya …!”

Hal yang paling indah dalam hidup

rose15Saat kita pergi ada yang mendo’akan

Saat kita jauh ada yang merindukan

Saat kita sedih ada yang membuat kita tertawa

Saat kita jatuh ada yang memberikan semangat untuk bangkit

Saat kita kehilangan arah ada yang menuntun kita

Tapi yang terindah dari segalanya adalah…

ketika Allah SWT  masih berkenan memberikan kita semua nafas kehidupan…